Gayusologi

11/29/2010 07:51:00 AM ria haya 2 Comments

Kata Gayus sudah dipakai dalam mendeskripsikan fenomena baru di Indonesia.

Anak muda bilang “Gayus Mania“
Banyak yang terinspirasi dengan kelakuan edan ini dengan melakukan Mega Korupsi bahkan Giga Korupsi atau Terra Korupsi. Tak kalah pentingnya adanya rambut lurus belah tengah merupakan gaya baru “Gayus Mania”

Secara matematika ini disebut “Kaidah Gayusian“
Untuk menjadikan fenomena korupsi tambah mbulet ndak karuan bahkan membingungkan, maka angka-angka nilai korupsi dapat dikurangi dengan dipakai hitungan cara matematika khusus disebuta kaidah Gayusian.

Psikolog menyebutnya  “Gayusinasi“
Para penegak hukum tidak mampu menangani angka yang ngaudubilah mengherankan ini, karena mereka telah terkena gejala Gayusinasi.

Secara legal kasusnya “Telah menggayus“
Kasus mudah ini terpolitisasi menjadi kasus tak berujung tak berpangkal dan kasusnya Telah Menggayus dengan sempurna.

Dokter bilang ini gejala “Gayusitis“
Penyakit aneh menhantui orang-orang yang juga mungkin terkait kasus Terra Korupsi ini. Gejala meriang, panas dingin, berdebar-debar kawatir ketahuan, kawatir tersangkut, bahkan kawatir ngga kebagian disebut gejala Gayusitis.

Ahli puna-puni disebut “Gayusologist“
Keahlian menipu mengelabuhi, ngakali, nggedabus, sekaligus ndrawasi buat orang lain ini disebut sebagai ahli Gayusologist. Hati-hati kalau bertemu mereka. Anda tidak sadar terhipnotis menyerahkan kunci gembok kerangkeng oleh ahli yang disebut Gayusologist.

Kehutanan mengatakan “Gayunisasi“
Gejala penyakit ini akan menyebar dan menjadikan proses korupsi jamaah tak ditakuti lagi terutama kalau ada patron yang dapat melindungi. Proses Gayunisasi ini dapat menimpa departemen, atau bagian kementrian yg terlanda korupsi.

Secara spiritual muncul “Faham Gayuisme”
Pemahaman dan pengertian baru muncul akibat keblinger angka milyaran dan jutaan bahkan mungkin hanya ribuan karena faham Gayuisme  ini dapat diajarkan dan menular melalui proses gayunisasi.

Ilmu baru ini namanya “Gayusologi”
Kursus serta perkuliahannya hanya diajarkan di penjara dan rumah tahanan !

http://tempe.wordpress.com/

2 komentar:

ReBorn said...

mau dong belajar gayusologi. ghahahaa.

ria haya said...

berarti harus dipenjara donk Ja, lihat kalimat terakhirnya wekekkek