Libya makin rame

3/23/2011 12:23:00 AM ria haya 2 Comments

Saya kaget beberapa hari yang lalu, sewaktu pulang kerja menonton berita di TV


‘ Loh kok jadi perang gini?’ Kok itu Inggris, Perancis, and USA jadi menginvasi Libya?’ Kayaknya kemarin cuma rame-rame demo internal di Negara Libya sendiri (Pemberontakan bersenjata terhadap Mr Qaddafi mulai bulan lalu, mengikuti gerakan yang berhasil menggulingkan pemimpin lama di Mesir dan Tunisia dan mendorong pemberontakan di Afrika utara dan Timur Tengah)
Kok luar negeri jadi ikutan nyerang juga ya?Wah ini pasti gara-gara minyak nich, atau mang US yang gatal lagi ikut campur urusan orang nich?
Kedatangan mereka pasti menambah kisruh di Libya jadi semakin ramai lagi (apa memang itu tujuannya ya,memanfaatkan momentum konflik) kasihan rakyat sipil yang jadi korbannya.

Beberapa hari kemarin saya kurang mengikuti berita, karena malas liat beritanya tentang partai-partai dan segala permasalahan koalisi, saya lebih memilih nonton Spongebob hehe, kemarin lihat berita lagi karena ingin tahu berita bencana di Jepang, eh tau-tau ada pesawat tempur di TV. Apakah perang dunia ke 3 dah mulai? Oh no….

Maka saya cari tahu, kok bisa-bisanya U.S dan koalisinya menyerang Libya?
Sebelumnya saya cari tahu informasi umum tentang Libya, lebih lengkapnya di http://topics.nytimes.com/top/news/international/countriesandterritories/libya/index.html

General Information on Libya
Official Name: Great Socialist People's Libyan Arab Jamahiriya
Capital: Tripoli (Current local time)
Government Type: Jamahiriya (a state of the masses) in theory, governed by the populace through local councils; in practice, an authoritarian state.
Chief of State: Muammar el-Qaddafi, Col.Population: 6.037 million (2007, est.)
Area: 679,362 square miles, or slightly larger than Alaska.
Languages: Arabic, Italian, English, all are widely understood in the major cities.
Literacy: Total Population: 82.6%; Male: 92.4%; Female: 72% (2003 est.)
GDP Per Capita: $12,300 (2003)
Year of Independence: 1951

Menurut voanews:
Pasukan koalisi pimpinan Amerika telah meluncurkan lebih dari 100 rudal Tomahawk di situs pertahanan udara utama di seluruh Libya sebagai bagian dari operasi untuk melindungi penduduk dari kekuatan pemimpin lama Moammar Gadhafi. Wakil AS Laksamana William Gortney menguraikan apa yang disebut "Operasi Fajar Odyssey" beberapa jam setelah ia mengatakan rudal-rudal mulai memukul lebih dari 20 situs Libya.
Sebuah resolusi Dewan Keamanan PBB telah disetujui Kamis di New York membiarkan kekuatan luar untuk menggunakan semua langkah yang diperlukan untuk melindungi warga sipil di Libya, di mana wilayah yang dikuasai pemberontak timur telah diserang.

Serangan yang dilakukan oleh pihak barat tersebut merupakan bentuk mandat melindungi warga Libya dari serangan pasukan Khadafi. Mandat tersebut dikeluarkan oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pekan lalu

(melindungi rakyat Libya atau minyak nich…???) coba kalau Negara yang melanggar demokrasi itu gak menguasai minyak, apa iya US dan koalisinya mau repot-repot mengirimkan rudal dan berperang??

Libya merupakan negara terkaya akan minyak se-Afrika, yang kabarnya sang presidennya, Qaddafi, mempunyai ide menyatukan seluruh Afrika seperti USA.

Mungkin hal tersebut dirasa mengancam perekonomian dunia, khususnya negara-negara barat dan uni-eropa karena negara barat dan uni-eropa selama ini mendapatkan pasokan minyak dari Libya.

Saat ini Libya memiliki cadangan minyak sebanyak 46,4 milliar barrel, dan cadangan gas sebesar 47 triliun kubik dan tiap harinya Libya memproduksi sekitar 4.5 juta barrel. Wow..pasti ini sangat berpengaruh terhadap stabilitas energi dunia


28 %persen dari ekspor minyak Libya diekspor ke Italia, sementara 15% ke Prancis. untuk lebih jelasnya bisa lihat di http://www.libyaonline.com/business/pages.php?cid=311

wow pantesan mereka menyerang Libya,yang katanya untuk melindungi warga sipil Libya, padahal mungkin minyak juga tujuannya. 
Pesawat-pesawat untuk menyerang Libya dah baris di pangkalan militer Gioia De Colle, Apulia, Italia 



Menurut ahli minyak Kurtubi pada wawancaranya di TV, sampai tahun 2030, minyak masih merupakan komoditas penting. Jadi para penyerang Libya itu ingin memastikan suplai minyak ada kepastiannya sampai ada bahan pengganti yang sebanding atau lebih baik. Dan Inggris merupakan negara pengimpor minyak terbesar, maka Inggrispun berkepentingan dengan invasi ini.

Perekembangan terbaru:
22 Maret -  Kampanye militer untuk menghancurkan pertahanan udara dan membentuk zona larangan terbang ( a no-fly zone) di atas Libya telah hampir menyelesaikan tujuan awal, dan Amerika Serikat bergerak cepat untuk mengambil alih komando  untuk sekutu di Eropa, kata para pejabat Amerika, tapi pertempuran terus  berlanjut seperti laporan mulai muncul dari jatuhnya sebuah kapal terbang perang Amerika. Kecelakaan, yang mungkin disebabkan oleh kegagalan mekanik.
Amrik mengaku serangan udara mereka sudah cukup mampu membuat basis pertahanan udara Libya lumpuh.
Selain menghadapi pasukan sekutu, Libya juga harus menghadapi pasukan pemberontak


hhhhh...kenapa harus dengan cara kekerasan ya? Semoga perangnya cepat selesai dan tidak berkepanjangan
O,iya yang bener tulisannya Khadafi, Ghadafi or Qaddafi ya???

2 komentar:

Gaphe said...

wuedyan, lengkap beritanya.. berasa ngebaca tulisan seorang reporter yang langsung liputan dari tempat kejadian. hahaha..

mungkin alasan utama Libya kisruh gara-gara cadangan minyaknya kalii

ria haya said...

hahahaha.... kalo gue reporternya, dah ngacir duluan kali liat rudal :p

iya, kykx alasan utama minyak dech