Hedging

11/04/2010 05:31:00 PM ria haya 0 Comments

Mempelajari portofolio dan manajemen resiko secara otodidak ternyata bikin pusing... bagi gue yang anak geografi yang biasa nggambar, tiba2 belajar ekonomi...jauh bgt perbedaanya. Kalo ga terjun k lapangan langsung kok rasanya susah pahamnya ya...tuing...tuing...tuing...
Gue nyerah dech baca buku setebal bantal itu. Cuma teronggok disebelah kasur gue tu buku...ga ada waktu buat membacanya, mata dah gak kuat lagi setelah 8 jam di kantor mantengin 2 layar monitor gede, antara mata dan otak dah ga sinkron
Baru membaca beberapa lembar, dah muncul berbagai istilah, hedging, sekuritas,volatilitas,opsi call, opsi put, swap,arbitrasi,leverage, margin call,etc, hadooohhh apaan tuch???
Bahkan gue lupa apaan tuch dividen?? paraaahhh....
Pagi ini gue coba cari tau apa itu hedging? Adzan subuh berkumandang, dan aku sudah bangun 1 jam sblm adzan subuh tuk cari tau istilah2 di atas
Menurut om google translate 'hedging' artinya lindung nilai...haaa apapula itu? 
Ok qt tanya ma om google
Hedging adalah tindakan yang dilakukan untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan resiko yang terkait dari langkah tertentu yang diambil seseorang. Dalam pasar uang atau dunia keuangan, hal ini banyak dilakukan untuk mengurangi potensi kerugian yang mungkin timbul dari resiko investasi yang dilakukan.(www.wealthindonesia.com/commodities-and-hedging)
"Gue masih ga mudeng" 

Hedging adalah suatu keadaan dimana kita membuka 2 posisi berlawanan dengan mata uang dan jumlah lot yang sama. Seringkali hedging dipergunakan jika harga berbalik arah dan trader tak ingin kerugian bertambah besar tanpa cut loss (menutup posisi tersebut meskipun rugi). Pada umumnya, mereka menggunakan teknik ini tanpa stop loss. Istilah lain dari hedging adalah locking.

Contoh : Seorang trader open Buy EUR/USD 1 lot lalu harga bergerak tak sesuai harapan (turun) dan posisi masih floating loss (rugi mengambang) 20 point, trader tersebut dapat melakukan open Sell EUR/USD 1 lot pada mata uang yang sama sehingga kerugian tersebut dilock hanya 20 point. Meskipun harga bergerak ke arah manapun, floating loss tetap 20 point (www.belajarforexpro.com/tutorial2.php+hedging+adalah)
Hedging is defined as taking equal but opposite positions in the cash and futures market.

Menurut om wikipedia
In finance, a hedge is a position established in one market in an attempt to offset exposure to price fluctuations in some opposite position in another market with the goal of minimizing one's exposure to unwanted risk. There are many specific financial vehicles to accomplish this, including insurance policies, forward contracts, swaps, options, many types of over-the-counter and derivative products, and perhaps most popularly, futures contracts. Public futures markets were established in the 1800s to allow transparent, standardized, and efficient hedging of agricultural commodity prices; they have since expanded to include futures contracts for hedging the values of energy, precious metals, foreign currency, and interest rate fluctuations.

 "huwaaa...gue tambah ga mudeng, hadooooh, kelamaan di depan layar 3D di comfort zone , otak gue jadi membeku"
Gue perlu bahasa yg lebih mudah dimengerti nich...

Di perdagangan hasil pertanian ada yang disebut dengan hedging. Bila kita punya kebun kopi katakan saja 100 ha. kita berharap di atas kertas akan panen pada bulan September sekitar 100ton. Kopi 100 ton ini kita pasang jual pada future trading. (ini nama keren ijon). Nah karena selalu ada resiko yang dihadapi siapa tahu panenan tidak mencapai 100 ton, entah karena hama, entah penyakit, entah banjir, longsor musibah lain, maka penjual atau kebun akan melakukan hedging dengan membeli juga kopi yang sama di pasaran future sehingga kalau bener terjadi salah perhitungan, kebun tetap bisa mensupply 100 ton sesuai dengan kesepakatan. Hedging ini kira kira mengurangi resiko harga juga karena bila kita gagal panen dan harus mengganti takutnya saat mau mengganti di pasar spot harganya jauh lebih tinggi dari harga kesepakatan. nah sudah jatuh ketiban tangga lagi. (serbajadul.blogspot.com)
"Nah penjelasan ini dah bikin gue agak mudeng"

Embok jualan pecel dan hedging


Cay berkata: Kalo gue ngasih duit gue ke embok2 tetangga gue buat modal jualan pecel, terus nanti gue minta si embok itu ngebayar ke gue, apa itu namanya hedging juga?
Hedging adalah kegiatan yang dilakukan oleh seorang investor untuk mengurangi atau menghilangkan suatu sumber resiko.

Contoh: Embok tetangga saya berjualan pecel di Singapura. Akan tetapi sayur-mayurnya mesti diimpor dari Batam. Buat si embok, pendapatan yang dia dapat adalah dalam bentuk dollar singapura, sedangkan salah satu biaya produksi utamanya (sayuran) dibayar dalam bentuk rupiah. Dalam kondisi ini, si embok memiliki resiko – yaitu resiko kurs mata uang. Seandainya tiba-tiba saja mata uang Singapura jatuh karena tiba-tiba PAP (partai mayoritas di Spura) jatuh :) dan rupiah tetap kokoh, maka si embok akan sangat rugi karena tiba2 biaya produksinya jauh lebih mahal dari pendapatannya – kecuali kalau si embok pulang kampung dan jualan di Indonesia saja :) . Untuk mengurangi atau menghilangkan resiko ini, si embok bisa melakukan hedging. Salah satu cara-nya adalah dengan membeli kontrak berjangka (forward contract) di bank – di mana dalam kontrak itu si embok akan membeli rupiah sebesar Rp 6.000 per dollar singapura 1 bulan dari sekarang, terlepas dari berapa kurs rupiah 1 bulan dari sekarang. Di sini, si embokmengunci kurs saat ini juga. Seandainya tiba-tiba dollar singapura jatuh dan 1 dollar singapura bernilai Rp 3.000, si embok tetap bisa mendapat Rp 6.000 per dollar singapura. Bagaimana kalau hal sebaliknya terjadi? 1 bulan lagi tiba-tiba rupiah jatuh dan 1 dollar singapura bernilai Rp15.000? Si embok tetap mesti beli Rp 6.000 per dollar Singapura.There is no free lunch. Tapi hal ini tidak masalah buat si embok: dia sudah berhitung apabila rupiah jatuh dan dihargai > Rp 6.000 per dollar singapura, dia tetep untung, toh sayur-mayurnya sudah dibeli duluan. Sekarang si embok malah senang karena bisa membawa pulang ke Indonesia lebih banyak rupiah. Tentu masih banyak cara lain buat si embok untuk hedging resiko kurs yang beliau miliki.
Kembali ke pertanyaan: apakah yang saudara Cay lakukan adalah hedging? Walaupun terlihat sepele, namun jawabannya mungkin tergantung dari situasi saudara Cay.
  •  Kalau Cay tidak punya urusan lain dengan masalah per-pecel-an dan hal-hal lain yang berkaitan dengan pecel, maka yang ia lakukan adalah investasi bukan hedging.
  •  Kalau ternyata Cay adalah juragan rawon di kota Madiun. Misalnya saja pecel adalah makanan yang baru masuk madiun DAN orang yang makan pecel akan kehilangan selera untuk makan rawon. Di sini, pecel dan rawon memiliki relasi yang saling bertolak belakang. Cay, sebagai juragan rawon, tiba-tiba saja terekspos pada resiko bahwa bisnis rawonnya akan terimbas secara negatif dengan semakin populernya pecel di Madiun. Karena Cay pintar, dia ingin mengurangi resiko itu dengan menanam modal di embok-embok penjual pecel. Kalau pecel semakin populer, kerugian dari rawon akan dikurangi oleh keuntungan di modalnya yang ditanam ke embok-embok pecel. kalau pecel ternyata cuma trend sementara dan orang-orang Madiun kembali ke selera rawon asli Madiun, maka Cay akan lebih untung dari rawon dan kurang berhasil di pecel. Tapi buat Cay ini gak papa, toh dia adalah juragan rawon dan masih tetep untung besar dari jualan rawon. Kalau dia pikir pecel is dead di Madiun, dia bisa mengambil lagi modal dari embok-embok penjual pecel, kalau masih ada :) . Di kasus ini, apa yang dilakukan Cay tidak lain adalah hedging dalam arti yang lebih luas.



Hahaha…mantabz penjelasannya…dg bahasa yg sederhana gini, otak gue yg dah lama beku br bisa mudeng
Makasih buanyak dech buat yg bikin ni tulisan.

 
yes satu istilah dah lumayan gw pahamin...lanjut ke istilah lain

0 komentar: